Amsal 21 : 20
Renungan Harian
Selamat pagi semuanya,
Terima kasih banyak Bapa untuk berkat nafas hidup dan hari baru yang Bapa anugrahkan bagi kami,
Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) Amsal 21 : 20, yg mengatakan bahwa "Harta yang indah dan minyak ada di kediaman orang bijak, tetapi orang yang bebal memboroskannya."
Bagi pengamsal, kebijaksanaan seseorang dapat terlihat dari bagaimana ia bekerja dan menikmati hasilnya.. Dengan hikmat yg dimilikinya, ia cakap mengelola penghasilannya, bahkan kelebihannya tidak disimpan untuk dirinya sendiri, melainkan ia akan berbagi degan orang lain menutupi kesulitan mereka. Dan sebaliknya,orang yg bebal adalah orang yg suka bersenang-senang..Yg dikejar semata-mata adalah kepuasan. Ia sllu mengikuti keinginan nafsunya sehingga dalam sekejap dapat menghabiskan apa yg telah diperolehnya dsngan susah dan kerja kelas.
Ada banyak keluarga Kristen yang mengalami masalah dalam hal keuangan: terus-menerus pas-pasan saja atau malah defisit, walaupun sebenarnya pendapatan mereka relatif besar dan mencukupi: Pertanyaan: ke mana saja uang itu raib? Ternyata masalahnya adalah ditengah tuntutan zaman saat ini tidak sedikit orang mampu mengelola keuangannya.. Besar atau kecilnya pendapatan seseorang memerlukan kecermatan dalam mengelolanya, jika tidak, sewaktu-waktu kita akan mengalami kesulitan keuangan. Ingat! Kemampuan kita dalam mengelola uang akan menentukan kepercayaan Tuhan kepada kita atas kekayaanNya.
Kita harus punya prinsip dalam mengelola keuangan kita yaitu mengumpulkan, mengelola dan menumbuhkan..Dari pendapatan yg kita dapat, kita harus punya prinsip juga bahwa pengeluaran tidak boleh melebihi pemasukkan..Kita bisa mengelola keuangan kita yg merupakan berkat Tuhan itu dengan cara, pertama kita mengangkat perpuluhan, dan persembahan lainnya, sebagain untuk memberi, sebagain untuk disimpan dn sisanya kita alokasikan untuk pembelanjaan, namun jangan dihabiskan..Ingat bahwa uang yg kita miliki sebenarnya itu milik Tuhan, sedangkan kita hanyalah bendaharaNya saja yg dipercayakan untuk mengelolanya. Kita mestinya mengerti ttg hal itu, sebab jika tidak maka ketidakmengertian inilah yang akhirnya mendorong kita menjalani hidup boros, tidak bisa mengatur keuangannya dengan baik.
Yang penting bukan seberapa banyak uang yang kita miliki atau seberapa besar penghasilan kita, tetapi seberapa bijak kita mengendalikan pengeluaran.
Ingatlah bahwa apapun yg kita miliki saat ini, berasal dari Tuhan, sehingga suatu hari kelak Tuhan akan minta kita mempertanggungjawabkan apa yg sudah Tuhan percayakan dalam tangan kita. Tuhan bisa sewaktu waktu mengambil berkat itu dari kita bila kita boros dalam menggunakannya, apalagi kita gunakan untuk hal hal yg berhubungan dengan keinginan keinginan dunia ini..Masih banyak orang orang di sekitar kita yg kurag beruntung sehingga tidak mampu menikmati berkat yg kita miliki saat ini..Hargailah apapun apapun berkat Tuhan yg bisa kita nikmati hari ini dengan berlaku bijak dan hemat dalam menggunakannya.
Tidak ingin disebut orang bebal, atur keuangan dengan benar dan jangan boros.
Selamat Pagi, Tuhan Yesus selalu berkati bpk dan ibu serta basudara semua,
Shalom.
