Amsal 28 : 27

Dkn W Nussy Renungan Harian 05 Maret 2024 562 kali Amsal 28 : 27 Renungan Harian

Selamat pagi semuanya,

Terima kasih banyak Bapa untuk berkat nafas hidup dan hari baru yg Bapa anugrahkan bagi kami,

Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) Amsal 28 : 27, merupakan nasihat praktis bagi orang percaya yg berhubungan langsung dengan kehidupan sehari hari..Nasihat praktis ini merupakan nasihat untuk berbuat baik terhadap sesama dalam hal ini terhadap orang miskin..Namun persoalannya bukan kepada siapa kita harus berbuat baik, tetapi pada diri kita sendiri..Ini soal memberi atau membantu orang yg miskin,

Tidak ada seorangpun di dunia ini yg ingin hidup dalam kekurangan..Yg pasti semua orang ingin hidup dalam kecukupan bahkan berkelimpahan.

Kekurangan adalah adanya ketidakmampuan mencukupi kebutuhan pokok. Kekurangan sangat menyakitkan hati. Bekerja keras membanting tulang satu hari untuk makan satu hari tidak cukup. Anak-anak menangis karena kelaparan. Mereka tidak memiliki pakaian yang pantas untuk dipakai. Rumah yang tidak layak untuk dihuni. Belum lagi kalau tubuhnya sakit. Tidak punya uang untuk berobat. Sedang bekerja untuk mencari uang harus dilakukan, karena demi kebutuhan hidup. Mungkin juga banyak hutang, karena untuk kebutuhan-kebutuhan kemarin yang juga tidak tercukupi.  Belum lagi kebutuhan-kebutuhan esok, yang belum tahu dari mana akan dapat dicukupi. Kekurangan sangat menyakitkan.

Firman Tuhan hari ini menyatakan sebuah rahasia bagaimana supaya kita tidak hidup berkekurangan. Yaitu selalu berbagi atau memberi.. Seberapa kita punya kita selalu berbagi dengan orang-orang miskin. Allah janjikan bahwa kita tidak akan pernah berkekurangan. Ada banyak orang-orang miskin di sekitar kita, ditengah tengah warga jemaat  kita yang berkekurangan. Para janda, anak yatim piatu, atau mungkin yayasan-yayasan yang melayani di bidang penampungan ataupun yayasan yatim piatu, jompo dll.

Marilah supaya hidup kita tidak menjadi seperti orang-orang lain yang kita bantu. Kita selalu membantu mereka, supaya kita tidak akan berkekurangan namun berkelimpahan dalam segala sesuatu. Bahkan dapat selalu berbagi dengan mereka yang membutuhkan..Kita mestinya sadar bahwa apa yg kita lakukan karena Allah sudah lebih dulu melakukannya bagi kita..

Kita tidak akan menjadi miskin karena kita memberi, justru dengan memberi menunjukan bahwa kita hidup dalam kelimpahan.

Mengapa Tuhan mengajarkan kita untuk membiasakan diri untuk berbagi atau memberi? Kerena itu juga demi kepentingan diri kita sendiri, karena ketika kita memberkati orang lain, kitapun juga di berkati..Karena itu, jangan menutup mata terhadap orang lain karena kemiskinannya, melainkan bukalah mata dan  hati kita untuk sllu peduli dengan mereka spya jangan kita dikutuki.

Berbagi atau memberi kepada orang miskin merupakan lahan yg sangat subur untuk menabur..Jadi jangan tunggu sampai kita memiliki harta kekayaan yg banyak baru kita berbagi..Ingatlah, Tuhan menempatkan orang lemah dan miskin ditengah tengah kita untuk menguji kita apakah ada kasih di dalam hati kita?..Karena itu janganlah takut dan kuatir untuk berbagi atau memberi, karena siapa yg memberi kepada orang miskin tidak berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dimutuki.

Selamat beraktivitas, Tuhan Yesus selalu berkati bapa dan ibu serta basudara semua,

Shalom.