GPM NEHEMIA Gelar Pelatihan Bahasa Lokal Dalam Pelayanan NEHEMIA
GPM NEHEMIA Gelar Pelatihan Bahasa Lokal Dalam Pelayanan NEHEMIA
GPM NEHEMIA Gelar Pelatihan Bahasa Lokal Dalam Pelayanan
NEHEMIA - Guna menghidupkan dan memperkenalkan bahasa daerah terutama bahasa Melayu Ambon bagi generasi muda Kristen, Seksi PIPK Jemaat GPM Nehemia bekerjasama dengan Wycliffe menggelar kegiatan pelatihan bahasa Melayu Ambon di Jemaat Nehemia, pada Rabu (19/7)
Kegiatan yang diikuti Tim peribadatan jemaat nehemia, Pendeta dan Mj subseksi dan perwakilan NAC AMGPM serta Fasilitator dari badan penerjemahan alkitab GPM yakni Pdt Ny Chicha Herwendi/Sopamena,Bapak Jhon Noya, Bapak Stive Sahuleka dan Ibu Olce Saleky.
Pdt Ny Chicha Herwendi/Sopamena mengungkapkan bahwa bahasa melayu ambon adalah bahasa ibu, yg mudah dimengerti dan dipahami, oleh sebab itu perlu adanya penerjemahan firman Allah dalam bahasa melayu ambon.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diri sebagai umat dan pelayan dalam jemaat nehemia.
" Jadi, penggunaan bahasa melayu ambon juga memberikan dampak positif dalam ibadah karena muda di mengerti, " Kata Herwandi
Sementara itu, Pdt Bpk Marthen Laimeheriwa mengatakan, berbicara menggunakan melayu Ambon cepat namun membaca alkitab dengan melayu ambon sulit, sehingga perlu belajar dan hidupkan kembali bahasa melayu ambon yang merupakan harta untuk membuat hubungn semakin dekat dengan Allah.
Menurut Leiwaheriwa, yang jadi persoalan ketika bacaan ini sudah berhasil diterjemahkan apakah jemaat-jemaat yang menggunakan bahasa melayu Ambon dapat menggunakan ini ataukah tidak?
Karena apa yang dilakukan oleh GPM lewat kerjasama dengan Wycliffe bertujuan agar generasi muda dimasa lima hingga 10 tahun kedepan mengetahui bahasa Melayu Ambon dan mengerti bagaimana Yesus menyampaikan firman dengan bahasa kita sendiri dan itu mudah dimengerti.
Untuk diketahui selain bahasa Melayu Ambon, bahasa yang diterjemahkan dan dikemas dalam berbagai bentuk cerita Alkitab adalah Bahasa Tela yang merupakan salah satu bahasa dari Maluku Barat Daya (MBD), ada juga bahasa Alune Wamale. (Tasya Urlial)
