GPM Nehemia Ikut Serta dalam Pemetaan Wilayah dan SDA Klasis Pulau Ambon
Kegiatan pemetaan wilayah dan sumber Daya Alam (SDA)
NEHEMIA– Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Nehemia bersama 24 Jemaat lain di Klasis Pulau Ambon turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemetaan wilayah dan sumber Daya Alam (SDA) yang dilaksanakan jam 10.00 wit di kantor Klasis Pulau Ambon.
Kegiatan ini merupakan wujud tindak lanjut dari hasil keputusan sidang ke 56 Klasis Pulau Ambon bidang POS.
Ketua Klasis Pulau Ambon, Pdt. Beresaby dalam arahannya menjelaskan bahwa pemetaan wilayah yang komprehensif merupakan langkah awal yang krusial dalam mengembangkan potensi jemaat.
Pemetaan ini tidak hanya mencakup aspek geografis, tetapi juga mencakup potensi sumber daya manusia, sumber daya alam, serta infrastruktur yang ada di setiap jemaat.
Ia menekankan pentingnya identifikasi potensi sumber daya alam yang dimiliki, seperti pertanian, perikanan, perkebunan, dan kerajinan tangan, yang dapat diberdayakan untuk meningkatkan kesejahteraan jemaat.
"Kita memiliki kekayaan alam yang melimpah di Maluku, khususnya di Pulau Ambon, Namun, kekayaan ini belum termanfaatkan secara optimal oleh jemaat kita.
Oleh karena itu, pemetaan wilayah ini sangat penting agar kita dapat mengidentifikasi potensi yang ada dan merancang strategi untuk mengembangkannya.
Lebih lanjut, Pdt. Beresaby menjelaskan bahwa pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Ia mendorong jemaat untuk menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan, sehingga keberlanjutannya dapat terjamin untuk generasi mendatang.
Arahan ini disambut antusias oleh para perwakilan jemaat yang hadir. Mereka menyadari pentingnya pemetaan wilayah dan pemanfaatan sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan jemaat di sektor pelayanan.
Beresaby berharap, melalui langkah-langkah konkret ini, jemaat di Klasis Pulau Ambon dapat lebih mandiri dan sejahtera. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan jemaat yang dicanangkan oleh Klasis Pulau Ambon untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.
