Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Remaja Gereja (PKRG) hari ke-2 di Gedung Gereja Sumber Kasih (GSK)

Dkn W Nussy SMTPI 19 Juli 2023 777 kali Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Remaja Gereja (PKRG) hari ke-2 di Gedung Gereja Sumber Kasih (GSK) Kegiatan lanjutan Pelatihan Kepemimpinan Remaja Gereja (PKRG) di Gedung Gereja Sumber Kasih, Minggu (9/7)

Talakua Ingatkan Remaja GPM Harus Banyak Baca 

NEHEMIA - Ketua Komisi ARK Sinode GPM, R. J Talakua mengingatkan Setiap anak remaja GPM diharuskan untuk banyak membaca. Ini penting, karena pengetahuan merupakan barometer menjadi remaja yang cerdas. 

Hal ini disampaikan Talakua saat menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Remaja Gereja (PKRG) hari ke-2 di Gedung Gereja Sumber Kasih (GSK), Minggu (9/7). 

Dalam paparan kegiatan berintikan tentang komunikasi kepemimpinan. 

Talakua mengatakan, prestasi merupakan bonus jika tidak dibarengi dengan usaha keras untuk menjadi tau tentang ilmu pengetahuan. 

Selain baca, kata Talakua, berani dan percaya diri juga merupakan indikator penting lain dalam mewujudkan tercapainya impian untuk berkembang dalam semua bidang termasuk sukses menjadi seorang pemimpin. 

"Presentasi kita menyampaikan sesuatu kepada orang lain itu tergantung dari kita sendiri, artikulasi harus jelas, intonasi, ekspresi dan body language," Kata Talakua

Talakua menambahkan, seorang pemimpin harus berani dan harus berlatih sejak dini. Hilangkan sikap gugup, takut salah , takut ditertawakan oleh orang lain.

Sementara itu, Sekretaris bidang PTPU Klasis Pulau Ambon, Pdt. Sally Julid Lawalatta dalam paparannya tentang managemen Gereja menegaskan, pemimpin tidak berkuasa menjalankan roda kepemimpinan secara individu. 

Ini penting, karena seorang pemimpin membutuhkan bantuan dari orang lain dalam. Membantu mensukseskan setiap perusahaan yang dipimpin. 

"Jadi misalnya untuk managemen Gereja, sangat tidak baik jika seorang pemimpin bekerja sendiri, ambil keputusan sendiri san bertindak sendiri, karena itu akan berdampak bagi hasil yang dicapai, " Tegas Lawata

Menurut Lawalata, managemen Gereja adalah hal yang istilahnya gpang-gampang susah untuk dilakukan, namun kunci dari semuanya itu adalah kerendahan hati. Dimana, seorang pemimpin menyadari kelemahannya sehingga mampu merangkul setiap orang di sekitarnya untuk bekerjasama. 

Dengan begitu, kata Lawatta, rasa aman, sukacita akan tercapai dan setiap program yang terbangun dan terjalani akan terlaksana dengan aman dan baik. (Ani Sarimole)


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin