Keluaran 22 : 21 - 27
Renungan Harian
Selamat pagi semuanya,
Terima kasih banyak Bapa untuk berkat nafas hidup dan hari baru yg Bapa anugrahkan bagi kami,
Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) Keluaran 22 : 21 - 27, Pengalaman tertindas sebagai orang asing di tanah Mesir menjadi dasar yang kuat bagi umat Allah untuk tidak menindas sesama, apalagi yang lemah l. Sepatutnya melawan penindasan dengan belas kasihan.
Dalam masyarakat tradisional, status janda dan anak yatim adalah golongan yang paling lemah, rawan terhadap berbagai tantangan kehidupan yang keras.. Demikian juga orang miskin yang sampai berutang atau menggadaikan jubahnya. Sering kali kelemahan mereka dimanfaatkan dan dimanipulasi oleh orang-orang jahat. Misalnya, janda dan anak-anak yatim bisa menjadi tenaga kerja murahan. Hak wali atas mereka bisa disalahgunakan bukan untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan mereka. Demikian juga orang miskin yang berutang dibebani dengan bunga tinggi karena tidak ada pilihan lain. Sama seperti Tuhan membela Israel dari perbudakan di tanah Mesir, demikian juga Tuhan mendengar doa dan seruan orang-orang yang tertindas.
Menjadi orang yg lemah dan tertindas sangat tidak menyenangkan karena kita pasti akan merasakan hudup dalam penderitaan atau kesengsaraan..Hidup sengsara juga bisa merampas kebahagiaan, kenyamanan, sukacita,ketentraman bahkan mendatangkan kekuatiran, putus asa bahkan tidak sedikit kehilangan harapan ttg hari esok.. Dan itulah realita yg terjadi.
Saat ini sering terjadi bahawa ada jarak antara yang kaya dan miskin, yang berkuasa dan rakyat jelata, yang memiliki akses tak terbatas dan yang tertinggal dalam segalanya semakin lebar. Ingatlah bahwa Tuhan menempatkan kita di dunia agar dapat hidup bersama dan saling bertemu satu sama lain..Jika kita melihat ada sesama kita yg hidupnya ditindas atau sengsara, bagian kita adalah turut meringankan penderitaan atau kesengsaraan mereka itu..Itulah yg Allah kehendalki kita lakukan.
Firman Tuhan mengingatkan kita untuk memperlakukan orang yg lemah dan tertundas,orang yg berkekurangan, bagaimana harus bertindak adil, karena sesungguhnya kita juga adalah orang orang yg telah mengalami kemurahan dan kebaikan Tuhan, dan hal yg tidak kalah penting ialah saat mengalami kesengsaraan ingat ada Tuhan..Berserulah padaNya, Tuhan pasti menolong karena Tuhan tahu setiap kelemahan kita.
Selamat beraktivitas di usbu yg baru, Tuhan Yesus selalu berkati bapa dan ibu serta basudara semua,
Shalom.
