Matius 21 : 1 - 11
Renungan Harian
Selamat pagi semuanya,
Terima kasih banyak Bapa untuk berkat nafas hidup dan hari baru yg Bapa anugrahkan bagi kami,
Bagian firman Tuhan haru ini (LPJ GPM) Matius 21 : 1 - 11,menceritakan ttg umat memperungati masuknya Yesus ke kota Yerusalem. Di mana Ia disambut dengan meriah sebagai Raja Agung. Mesias yang sudah sekian lama dinanti-nantikan oleh orang Yahudi. Pada saat itu Yesus naik seekor keledai: Sebagai tanda bahwa Ia seorang raja yang lemah lembut dan rendah hati. Tetapi akhirnya Ia menyerahkan diri untuk ditangkap dan dijatuhi hukuman mati, disalibkan demi keselamatan kita dan keselamatan seluruh bangsa manusia.
Dalam perjalanan ke Yerusalem Yesus diarak dengan kebesaran sebagai Raja. Dialah Raja Mesias seperti yang dinubuatkan Nabi Zakaria dalam Perjanjian Lama, yang kini digenapi pada diri Yesus. Ia adalah seorang Raja yang lemah lembut dan rendah hati. Ia datang dalam nama Tuhan, dari keturunan Daud. Namun orang-orang Yerusalem bertanya, "Siapakah orang ini?" Inilah Nabi Yesus dari Nazaret di Galilea.
Tidak ada seorangpun yg mau hidup dalam penderitaan atau kesengsaraan..Apapun bisa dilakukan supaya terhindar dari penderitaan itu..Yesus memberikan teladan bagi kita untuk tetap melangkah menghadapi semuanya..Yesus ingin agar penderitaanNya berlalu, tetapi Ia tetap menyerahkannya pada kehendak BapaNya..Dan pada saat itulah Yesus diberi rahmat kekuatan untuk menjalani semuanya.
Minggu ini, oleh LPJ GPM semua pembritaan firman di bingkai dalam tema mingguan "DALAM KESENGSARAAN , BERSERULAH PADA TUHAN DAN JADILAH BIJAK ".
Ketika kita berhadapan dengan penderitaan, lalu mengeluh dan bersungut, apalagi sampai menyalahkan Tuhan, itu bukan pilihan yg bijaksana...Menjadi bijak dan berseru kepada Tuhan, akan menjadi pilihan yg baik bagi seorang yg beriman kepada Tuhan..Sebab Yesus yg adalah Tuhan, telah meninggalkan teladan itu.
Berseru kepada Tuhan menjadi penting ketika kita berada dalam situasi dan kondisi penuh derita dan sengsara..Tetapi kita mesti menjalaninya dengan bersyukur..Karena hal itu akan membuat kita menjadi orang percaya yg benar..Kita sllu mengimani bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang orang yg mengasihiNya.
Dan kalau hari ini Tuhan sedang mengijinkan situasi penderitaan terjadi dalam hidup kita, maka selain berseru kepada Tuhan, tetaplah bersyukur sambil percaya bahwa Tuhan punya rencana indah bagi kita..Tidak ada yg terjadi dalam kehidupan kita tanpa sepengetahuan Tuhan, termasuk hal memderita atau sengsara..Sama seperti peristiwa salib yg harus dijalani Yesus, pengharapan kita akan cinta kasih Tuhan, tidak akan pudar, mesti tertanam kuat, sehingga menolong kita untuk tetap bersyukur dalam segala hal.
Dalam menjalani minggu sengsara Tuhan Yesus yg ke II mari kita mengambil waktu untuk merenungkan kembali kisah sengsara Tuhan Yesus..Marilah kita ikuti contoh Yesus Kristus dalam hidup kita dengan patuh dan berseru kepada Tuhan, sehingga hidup kita berkenan dihadapannya.
Selamat hari minggu, Selamat beribadah di minggu sengsara ke dua, Tuhan Yesus selalu berkati bapa dan ibu serta basudara semua,
Shalom.
