Mikha 4 : 6 - 8

Dkn W Nussy Renungan Harian 06 Februari 2024 822 kali Mikha 4 : 6 - 8 Renungan Harian

Selamat pagi semuanya,

Terima kasih banyak Bapa untuk berkat nafas hidup dan hari baru yang Bapa anugrahkan bagi kami,

Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) Mikha 4 : 6 - 8, diceritakan tentang Sion adalah pusat kerajaan damai. Allah adalah pribadi yang membenci dosa, namun mengasihi manusia yang berdosa. Allah tidak ingin manusia tetap hidup dalam dosanya dan terus tertekan dalam penghukuman. Karena itulah, Allah memulihkan manusia yang telah jatuh dalam dosa. Bangsa Israel merupakan contoh nyata, yang tampak dalam nubuat Mikha: "Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN, Aku akan mengumpulkan mereka yang pincang, dan akan menghimpunkan mereka yang terpencar-pencar danmereka yang telah Kucelakakan".

Allah menghukum Israel, sebagai suatu bangsa, karena tidak lagi menaati Allah. Babel menjadi tempat penghukuman itu. Bangsa Israel tidak dijajah bangsa Babel, tetapi mereka dibuang ke Babel. Di Babel orang Israel tidak sedang pelesir, tetapi menjadi bangsa kelas dua--bangsa buangan. Di Babel Israel tidak bisa hidup sebagaimana layaknya sebuah bangsa. Mereka tidak boleh mengembangkan jati dirinya sebagai suatu bangsa. Mereka hidup dalam tekanan.

Namun demikian, Allah tidak ingin selama-lamanya menghukum Israel.Tuhan adalah Raja yg memulihkan Sion, bangsa pilihanNya. Allah, dalam nubuat Mikha, menegaskan: "Mereka yang pincang akan Kujadikan pangkal suatu keturunan, dan yang diusir suatu bangsa yang kuat, dan TUHAN akan menjadi raja atas mereka di gunung Sion, dari sekarang sampai selama-lamanya".

Setiap manusia terkadang mengalami banyak kepincangan..Kepincangan itu merupakan dosa dan kejahatan yg kita lakukan di dalam perjalanan hidup kita..Banyak hal yg kita lakukan mendukakan hati Tuhan..Namun bagi Tuhan tidak ada yg mustahil..Allah memang adalah pribadi yg membenci dosa, namun Allah tetap mengasihi orang berdosa..Dan hal ini mesti menjadi penyemangat dan membangkitkan iman dan pengharapan kita kepada Allah sebagai Raja penguasa hidup kita, sekaligus menjadi berita sukacita bagi kita dalam menapaki hari hari hidup kita yg sarat dengan banyak tantangan dan persoalan. Karena itu kita harus bertobat.. Dengan demikian Tuhan akan sllu menjaga dan menuntun kita sebagai kawanan dombaNya menapaki hari hari hidup kedepan dalam pemulihan Tuhan.

Pertanyaannya adalah sudahkah kita merasakan pemulihan dari Allah sendiri..Jika demikian, hiduplah dalam pemulihan Allah itu, dan jangan berbuat dosa lagi.. Bersyukur selalu  karena kita mempunyai Raja yg berkuasa di bumi dan dan disorga.

Selamat beraktivitas,Tuhan Yesus selalu berkati bapa dan ibu serta basudara semua,

Shalom.