Roma 6:1-4
Renungan Harian
Selamat pagi semuanya,
Terima kasih banyak Bapa untuk bekat nafas hidup dan hari baru yg Bapa anugrahkan bagi kami,
Bagian firman Tuhan hari ini (LPJ GPM) Roma 6 : 1 - 4, diceritakan bahwa Paulus mengantisipasi kesalahpahaman ketika umat menanyakan bahwa apakah kita bisa bertekun dalam dosa supaya kasih karunia bertambah..Ini pemikiran sesat.Ketika kita telah dibenarkan oleh Tuhan maka hidup kita menjadi baru dan dosa sudah lenyap..Paulus mengajarkan salah satu baptisan yaitu mati dan bangkit bersama Yesus, berarti semua dosa telah ditinggalkan dan dimatikan utk menuju kepada satu kehidupan yg baru di dalam Dia yaitu hidup kekal melalui kebangkitanNya.
Orang Kristen menyalahkan kasih karunia Tuhan..Mereka menganggap bahwa dengan kasih karunia Tuhan yg melimpah,anusia dapat dengan bebasnya melakukan dosa..Prinsip yg dipegang adalah ketika berbuat dosa dan minta pengampunan,Tuhan pasti akan mengampuni kita sesuai janjiNya..Benarkah demikian?..Tentu prinsip itu salah..Kita jangan permainkan Tuhan..Hari ini berbuat dosa, lalu mohon pengampunan, besok berbuat dosa lagi.
Hidup dalam kekudusan merupakan kewajiban yg harus dijalani oleh orang percaya..Ini tidak berarti bahwa kasih karunia Allah yg melimpah limpah menjadi kesempatan bagi kita utk bertekun dalam dosa.Ketika kita telah mati bagi dosa dan hidup bagi kebenaran, seharusnya dosa tidak berkuasa lagi dalam hidup kita.Kehidupan didalam dosa telah mati dan dikuburkan, sedangkan sukacita kehidupan yg baru telah kita terima didalam Kristus.
Hidup di dalam Kristus menyatakan dan mengingatkan lagi orang Kristen untuk tidak mengulangi perbuatan salah atau dosa. Kita tak boleh mengulangi perbuatan salah atau dosa sebab menurut Paulus semua orang percaya telah dibaptis dalam Kristus. Paulus hendak menjelaskan bahwa dibaptis berarti mati bagi dosa dan dibangkitkan kepada hidup, sebagaimana Yesus telah mati dan kemudian dibangkitkan kepada hidup oleh Allah. Renungkanlah hidup dan jadilah bijak agar tidak mengulangi kesalahan. Bila selama ini kita tak melakukan kesalahan, maka berusahalah untuk tetap hidup demikian. Tetapi kalau kedapatan ada kesalahan yang dibuat berusahalah untuk tidak hidup di dalam dosa. Kita dapat saja menjadi orang yang salah dalam merasa, berpikir, berkehendak, memutuskan atau bertindak. Namun keadaan salah itu bukanlah akhir keberadaan kita. Sebab karena Kristus telah menebus, maka tersedia pengampunan Tuhan bagi setiap orang yang menyadari kesalahan dan mau bertobat.
Orang bertobat adalah mereka yg belajar dari kesalahan, memperbaiki dan tidak mengulanginya..Ingatlah bahwa bila kesalahan tidak diperbaiki maka hal itu akan berbalik mengejar kita...Hidup dengan diburu perasaan bersalah tak sedap utk dijalani..Karena itu hiduplah bersama Kristus, Sang Penyelamat yg sangat baik dan mengampuni..Dialah Tuhan yg berkuasa memberikan kelegaan dan keluputan Jalanilah hidup bersama Kristus yg mengasihi dan mengampuni dan jadilah berkat bagi sesama.
Selamat beraktivitas, Tuhan Yesus selalu berkati bapa dan ibu serta basudara semua,
Shalom.
