UKIM Berikan Pelatihan Pendampingan Pastoral bagi Penyandang Disabilitas di GPM Nehemia
Foto Kegiatan
NEHEMIA – Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) menyelenggarakan pelatihan pendampingan pastoral bagi penyandang disabilitas, khusus untuk Majelis Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Nehemia.
Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pemimpin jemaat dalam melayani jemaatnya yang memiliki kebutuhan khusus.
Pelatihan diselenggarakan di Gedung Gereja Nehemia, pada Sabtu (24/5)
Pantauan tim Web, Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para majelis jemaat dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam memberikan pendampingan pastoral yang efektif dan sensitif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.
Materi pelatihan mencakup berbagai aspek, mulai dari pemahaman tentang berbagai jenis disabilitas, tantangan yang dihadapi oleh penyandang disabilitas dan keluarga mereka, hingga strategi komunikasi dan pendekatan pastoral yang tepat.
Para peserta pelatihan, yang terdiri dari Majelis Jemaat GPM Nehemia, serta pengasuh, diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelayanan sehari-hari. Mereka akan belajar bagaimana menciptakan lingkungan gereja yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas, serta bagaimana memberikan dukungan spiritual dan emosional yang dibutuhkan.
Pelatihan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara gereja dan pihak terkait dalam upaya pemberdayaan penyandang disabilitas. Olehnya dilanjutkan dengan penandatanganan Berita acara pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) oleh Ketua Majelis Jemaat GPM Nehemia, Pdt. Nn. W. J. Liklikwatil.
Dengan meningkatkan kapasitas para pemimpin jemaat, diharapkan pelayanan pastoral kepada penyandang disabilitas di GPM Nehemia akan semakin optimal dan berdampak positif bagi kehidupan mereka.
